4 Fakta Stretch Mark Kehamilan dan Cara Mengatasinya

4 Fakta Stretch Mark Kehamilan dan Cara Mengatasinya
Daftar Isi Artikel

4 Fakta Stretch Mark Kehamilan dan Cara Mengatasinya - Memang, tidak semua wanita akan mengalami  perubahan bentuk tubuh. Namun, fakta menyebutkan bahwa kehamilan sangat erat kaitannya dengan stretch mark. Setelah melewati masa kehamilan, tubuh wanita biasanya akan muncul garis-garis vertikal dan juga disertai dengan gatal.

Sebenarnya ini cukup normal. Sayangnya, stretch mark akan mengurangi rasa percaya diri setiap wanita, terutama di depan pasangan. Juga dengan gatal yang muncul tentu membuat tidak nyaman. Untuk itu, Anda perlu mengetahui tanda stretch mark akan muncul dan juga cara mengatasinya.

Ada beberapa faktor yang dapat membuat kulit muncul stretch mark setelah melahirkan. Bisa terjadi karena kulit meregang. Namun, masih ada beberapa hal lain seperti contoh dibawah ini.

4 Fakta Stretch Mark Kehamilan 

1. Keturunan

Pepatah Mengatakan "buah jatuh tidak jauh dari pohon". Jika dulu orang tua Anda menderita stretch mark saat melahirkan, kemungkinan besar itu akan terjadi pada Anda. Ini adalah faktor genetik yang akan menurun.

Posisi stretch mark yang tampil juga biasanya mirip dengan orang tua. Jika munculnya di paha, Anda juga akan muncul di bagian yang sama.

2. Hamil Muda

Kulit wanita muda masih lentur dan mudah melebar. Memiliki anak di usia pertengahan 20 tahun akan membawa risiko stretch mark di bagian tubuh tertentu. Risiko ini juga menurun dengan bertambahnya usia.

Namun, bukan berarti anda tidak boleh untuk hamil saat masih muda. Masih ada sisi baik. Salah satunya adalah bahwa Anda masih dapat bermain dengan anak-anak lebih lama dll.

3. Kegemukan

Kelebihan berat badan selama kehamilan risiko tinggi menimbulkan stretch mark. Selama kehamilan dan persalinan, wanita akan mengalami penurunan berat badan hingga dua kali, dan kemudian menurun drastis juga. Untuk itu, Anda perlu untuk terus menjaga pola makan saat hamil.

4. Ukuran janin

Ukuran janin juga dipengaruhi oleh asupan makanan yang dikonsumsi oleh ibu. Namun, ada juga faktor-faktor lain yang menyebabkan ukuran janin bisa sangat besar. Orang tua yang merupakan keturunan keluarga gemuk dapat membuat janin menjadi besar. Selain itu, aktivitas fisik selama kehamilan juga mempengaruhi pertumbuhan janin.

Tempat Munculnya Stretch Mark di Tubuh

1. Pinggul
2. Payudara
3. Lengan atas
4. Kaki
5. Punggung

Cara Mengatasi Stretch Mark Saat Hamil

Walaupun muncul stretch mark karena faktor-faktor genetik, Anda masih bisa menurunkan risikonya berikut tips nya.

1. Jaga asupan makanan dan konsum makanan sehat selama kehamilan. Anda perlu lebih banyak, sayuran dan kacang-kacangan.

2. Mengikuti senam hamil. Saat hamil oahraga juga dapat bantu melatih napas dan mempersiapkan diri waktu persalinan tiba juga memberi keelastisan kulit.

3. Berikan kulit dengan lotion. Hal ini juga membantu menjaga kulit elastis dan tidak kering. Anda juga dapat memberikan minyak untuk meringankan gatal-gatal selama kehamilan

4. Konsum vitamin E. Agar kulit tetap sehat. Tapi hal ini tentunya anda harus izin dengan dokter kandungan.

5. Minum banyak air, setidaknya 2 liter sehari untuk membantu menjaga kelembaban kulit dan menjaga tubuh terhidrasi.

6. Kurangi makanan tinggi lemak dan garam. Kedua bahan ini menyebabkan penambahan berat badan yang drastis selama kehamilan.

Itulah beberapa fakta tentang stretch mark dan cara mengatasinya. Jadi sekarang anda tidak perlu takut lagi dengan munculnya stretch mark dan tetap memiliki tubuh halus dan cantik.