Kapan Boleh Hamil Lagi Setelah Melahirkan? Cek disini Bun..

Kapan Boleh Hamil Lagi Setelah Melahirkan? Cek disini Bun..
Daftar Isi Artikel

Setelah melahirkan, Bunda mungkin bertanya-tanya seberapa cepat kemungkinan bisa hamil lagi, Kapan akan menstruasi saat menyusui. Selain itu, Apakah menyusui adalah kontrasepsi alami yang bisa mencegah kehamilan?

Perlu diingat, Bun, yang sangat penting untuk menjaga jarak antara kehamilan yang berikutnya. Setelah melahirkan, waktu yang dibutuhkan tubuh untuk pulih, terutama rahim. Dalam kondisi darurat dan jika kondisi bunda sehat, jarak kehamilan minimal 18 bulan sudah diperbolehkan. Tetapi, Jika ingin aman sebaiknya harus dihindari dan menunggu sampai setidaknya 24 bulan.

Lalu Gimana Kemungkinan Hamil setelah Melahirkan?

Dokter mungkin memberikan bunda lampu hijau untuk mulai HB dengan suami lagi 4 sampai 6 minggu setelah melahirkan. Pada wanita yang tidak menyusui, menstruasi biasanya dimulai dalam 6 sampai 12 minggu setelah melahirkan.

Kebanyakan ibu menyusui tak akan mendapatkan periode selama 3 sampai 6 bulan, sebagian besar sekitar 9 bulan atau lebih setelah bayi lahir. Beberapa orang bisa hamil lebih cepat, sementara yang lainnya akan mengalami ovulasi lagi.

Jika bunda tak gunakan alat kontrasepsi, hampir tidak mungkin untuk cegah kehamilan setelah melahirkan. Karena tubuh setiap orang pasti berbeda dan jadwal ovulasi postpartum pertama tidak bisa diprediksi.

Lalu Berapa Lama Harus Menunggu agari bisa Hamil Lagi?

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di AS (CDC) merekomendasikan bahwa pasangan menunggu setidaknya 1 tahun penuh dan baiknya 18 bulan setelah mempunyai bayi sebelum hamil kembali.

American College of Obstetricians (ACOG) merekomendasikan menunggu setidaknya 6 bulan atau lebih setelah bayi lahir terakhir sebelum hamil kembali dan berhati-hati dari resiko kehamilan lebih cepat dari 18 bulan sesudah bayi lahir.

Sebab hamil dalam waktu 18 bulan setelah kelahiran dapat meningkatkan kemungkinan komplikasi pada kehamilan berikutnya, termasuk kelahiran prematur dan berat badan bayi lahir rendah, terutama jika pembuahan terjadi didalam waktu 6 bulan setelah melahirkan. Hal ini dapat meningkatkan resiko bayi menderita penyakit asma, keterlambatan perkembangan, serta masalah pendengaran.

Para ahli tak yakin kenapa, tetapi, interval yang lebih pendek antara kehamilan bisa dikaitkan dengan komplikasi. Ini mungkin karena adanya peradangan sisa dalam uterus dari kehamilan sebelumnya dan dikarenakan tubuh tak memiliki cukup waktu untuk mengisi vitamin dan nutrisi yang dibutuhkan untuk kehamilan berikutnya.

Menurut penelitian menunjukkan bahwa menunggu lebih lama (selama lima tahun) untuk hamil lagi, juga dikaitkan dengan meningkatnya risiko untuk komplikasi yang sama,

Dan demikianlah informasi tentang waktu terbaik untuk bunda bisa kembali hamil setelah melahirkan. Konsultasilah dengan dokter tentang waktu yang terbaik untuk kehamilan berikutnya,