Tips Mencegah Plasenta Previa dan Cara Supaya Plasenta Naik ke Atas

Tips Mencegah Plasenta Previa dan Cara Supaya Plasenta Naik ke Atas
Daftar Isi Artikel

Saat kehamilan, ibu hamil tentu mau kondisi kesehatan tubuh dan janinnya selalu sehat. Dengan begitu, proses persalinan nanti dapat berjalan dengan lancar. Tetapi, tetap ada saja masalah kesehatan yang dapat terjadi saat hamil. Terutama jika berkaitan dengan plasenta. Salah satunya seperti plasenta previa.

Plasenta previa merupakan suatu kondisi saat sebagian atau seluruh plasenta letaknya di bawah, bisa disebut menutupi jalan lahir. Jika terdiagnosis dengan plasenta previa, biasanya salah satu gejalanya yakni perdarahan terutama pada tiga bulan terakhir kehamilan.

Lalu, apa yang bisa dilakukan supaya perdarahan tidak jadi semakin parah dan cara supaya plasenta naik ke atas? Dan berikut ini adalah tips dan informasi cara supaya plasenta naik ke atas.

1. Batasi aktivitas sehari-hari

Ketika didiagnosis dengan plasenta previa dan pendarahan, Lebih baik untuk bunda membatasi kegiatan sehari-hari dan meningkatkan istirahat.

Jika perlu, lakukan bedrest total pada tempat tidur, sehingga rahim selalu dalam keadaan santai. Supaya untuk membantu mencegah plasenta naik sebelum waktunya. Hal ini juga penting untuk mencegah perdarahan jadi lebih buruk.

Banyak berjalan atau terlalu banyak bekerja ketika terdiagnosis plasenta previa dapat membuat  plasenta semakin turun ke bawah. Termasuk terlalu sering melakukan pekerjaan rumah tangga.

2. Konsumsi makanan bergizi

Didiagnosis dengan plasenta previa bawah, membuat bunda jadi lebih rentan terhadap penurunan kadar hemoglobin. Hal ini disebabkan oleh perdarahan sedikit demi sedikit yang dialami.

Sehingga kondisi ini tidak semakin parah dan memperburuk kondisi mama kehamilan, jangan lupa untuk makan makanan yang bergizi. Dengan demikian, plasenta selalu dalam kesehatan yang baik.

Pilih sayuran hijau bergizi misalnya seperti bayam, kangkung, dan katuk. Konsumsi juga sumber lauk protein seperti telur, ikan, daging, tahu, dan tempe. Makanan ringan seperti buah segar juga bisa menjadi pilihan.

3. Konsultasikan cara persalinan dengan dokter

Jangan memaksakan diri ingin melakukan persalinan normal jika didiagnosis dengan plasenta previa. Apalagi jika dasar pemeriksaan, posisi plasenta bunda menutupi total jalan lahir .

Berdasarkan posisi, plasenta previa dibagi menjadi dua kecil dan besar. Dalam plasenta previa kecil, hanya sebagian dari plasenta di bawah rahim. Sementara itu, plasenta previa dengan posisi plasenta total berarti benar-benar menutupi jalan lahir.

Dalam plasenta previa minor, umumnya bunda masih bisa melahirkan secara normal. Tapi semua tergantung pada hasil pemeriksaan menyeluruh yang dilakukan oleh dokter.

Konsultasikan dengan dokter terbaik. Jika terlalu banyak risiko yang bisa terjadi ketika bunda melakukan persalinan normal, tak ada salahnya untuk melakukan persalinan dengan operasi caesar. Semua demi keselamatan ibu dan janin.

4. Melakukan senam pernapasan secara rutin

Salah satu cara lain bunda bisa coba lakukan supaya plasenta naik ke atas yakni dengan melakukan senam pernapasan secara rutin. Menurut bidan Ningsih R. Usman, AM.Keb, posisi senam yang dimaksud yaitu ibu hamil duduk bersila, lalu badan dibungkukkan ke depan (semampunya saja)

Selain itu, bunda juga dapat melakukan posisi seperti sedang bersujud, dada menempel sebisanya di alas, dan posisikan wajah menghadap ke samping rata dengan alas. Selama melakukan posisi itu, atur napas secara perlahan dan teratur. Usahakan sesekali untuk mendorong bokong ke arah atas waktu keadaan masih posisi sujud.

Tak cuma bisa membantu mengarahkan plasenta, melakukan posisi ini rutin juga dapat melancarkan aliran darah dari tubuh ke janin.

Demikianlah beberapa cara yang bisa bunda lakukan supaya plasenta naik ke atas untuk mencegah plasenta previa. Semoga informasi ini bermanfaat.